PT Tanjung Power Indonesia Targetkan PLTU Tabalong Beroperasi Semester I-2019

Jakarta—Masyarakat Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, sebentar lagi bakal mendapat tambahan pasokan listrik sebesar 2×100 MW.  Pasalnya, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tabalong akan beroperasi pada semester I-2019.

Demikian hal tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Tanjung Power Indonesia Mustiko Bawono dalam jumpa pers, Selasa (24/1) di Kantor Adaro, Jakarta.

PT Tanjung Power adalah perusahaan patungan yang dibentuk oleh PT Adaro Power (AP) dan PT East West PowerIndonesia (EWPI).

Proyek pembangunan PLTU Tabalong, jelas Mustiko, sudah dilakukan sejak Juni 2016 meski financial close baru dicapai Senin (23 Januari 2017) kemarin.    Saat ini progres pembangunannya sudah mencapai sekitar 30 persen.

Pada kesempatan itu, Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk (AE), Garibaldi Thohir, menjelaskan, financial close TPl ini merupakan pencapaian penting setelah sebelumnya mencapai financial close untuk PT Bhimasena Power lndonesia (BPl).   “Suksesnya financial close TPl dan BPl mencerminkan komitmen yang kuat dari kami untuk menjadi kontributor utama di dalam mensukseskan program 35.000 MW. Hal ini menunjukkan komitmen kami untuk selalu mengembangkan bisnis ketenagalistrikan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan dan menciptakan sinergi dengan bisnis batubara kami,” katanya.

Total investasi untuk proyek PLTU Tabalong sebesar US$ 545 juta. Dari investasi sebesar itu, TPI sudah mendapatkan komitmen pembiayaan sekitar US$ 422 juta dari enam bank, yaitu Korea Development Bank, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., DBS Bank Ltd., Mizuho Bank, Ltd., Sumitomo Milsui Banking Corporation, dan The Hong Kong Shanghai Banking Corporation Limited.  Pembiayaan pada proyek ini dilakukan melalui skema project finance, dimana Korea Trade Insurance Corporation (KSURE) memberikan jaminan komprehensif sebesar kurang lebih US$ 400 juta (siar.com)

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *